• Latest
  • Trending
  • All
Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Minggu, 13/9/26 | 10:36 WIB
Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB
Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Minggu, 11/10/26 | 18:11 WIB
Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Sabtu, 10/10/26 | 18:06 WIB
Pansus Aset DPRD Sumbar Dorong Optimalisasi Rumah PDRI di Bukittinggi, Potensi Sejarah dan Wisata Jadi Perhatian

Pansus Aset DPRD Sumbar Dorong Optimalisasi Rumah PDRI di Bukittinggi, Potensi Sejarah dan Wisata Jadi Perhatian

Sabtu, 10/10/26 | 17:55 WIB
Evi Yandri Lepas LLA-TJPHK V 2026, Hadirkan Rp106 Juta Hadiah untuk Pecinta Alam

Evi Yandri Lepas LLA-TJPHK V 2026, Hadirkan Rp106 Juta Hadiah untuk Pecinta Alam

Jumat, 09/10/26 | 17:52 WIB
Muhidi Dorong Guru PPPK Jadi Penggerak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Muhidi Dorong Guru PPPK Jadi Penggerak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 06/10/26 | 17:51 WIB
Muhidi Ajak Siswa Hormati Guru dan Perkuat Literasi

Muhidi Ajak Siswa Hormati Guru dan Perkuat Literasi

Selasa, 06/10/26 | 17:48 WIB
Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Bersama Dukung Pembangunan Melalui Pajak

Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Bersama Dukung Pembangunan Melalui Pajak

Sabtu, 03/10/26 | 17:45 WIB
Maraknya Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Mario Syahjohan: Solok Selatan Harus Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak

Maraknya Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Mario Syahjohan: Solok Selatan Harus Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak

Jumat, 02/10/26 | 17:42 WIB
Hari Jadi Sumbar ke-81, Muhidi dan Mahyeldi Bicara Masa Depan: “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh”

Hari Jadi Sumbar ke-81, Muhidi dan Mahyeldi Bicara Masa Depan: “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh”

Kamis, 01/10/26 | 17:40 WIB
Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Senin, 07/9/26 | 10:31 WIB
Belanja Naik Rp570 Miliar, Pendapatan Hanya Bertambah Rp315 Miliar: DPRD Sumbar Soroti Defisit APBD Perubahan 2026

Belanja Naik Rp570 Miliar, Pendapatan Hanya Bertambah Rp315 Miliar: DPRD Sumbar Soroti Defisit APBD Perubahan 2026

Senin, 07/9/26 | 10:28 WIB
  • Home
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
sumbarin.com
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan
No Result
View All Result
sumbarin.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Minggu, 13/9/26 | 10:36 WIB
in Uncategorized
0
Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

PADANG — Potensi pasar ikan kerapu di Sumatera Barat (Sumbar) belum tergarap maksimal. Tingginya tingkat kematian ikan sebelum panen yang mencapai 50 persen menjadi salah satu persoalan yang perlu dibenahi, terutama melalui penguatan kapasitas kelompok pembudidaya.

Ketua kelompok pembudidaya, Dasril, mengatakannya saat Ketua DPRD Sumbar Muhidi menyerahkan bantuan 2.565 benih ikan kerapu beserta pakan kepada kelompok nelayan di Teluk Buo, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Sabtu (13/9).

Diketahui bahwa peluang pasar kerapu telah terlihat dari permintaan ekspor. Pada 2023, permintaan pengiriman kerapu dari Sumbar ke Hong Kong mencapai sekitar 25 ton. Namun, pembudidaya lokal saat itu baru mampu memenuhi sekitar 15 persen

Muhidi mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok nelayan dan pembudidaya ikan.

Menurutnya, penyerahan bantuan tidak hanya ditujukan untuk menambah jumlah benih yang dibudidayakan. DPRD Sumbar juga ingin melihat secara langsung kondisi serta kebutuhan kelompok nelayan sehingga dukungan yang diberikan dapat lebih sesuai dengan persoalan yang mereka hadapi.

“Bantuan ini diharapkan tidak hanya membuat usaha budidaya kerapu semakin berkembang, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat,” kata Muhidi.

Ia berharap kelompok penerima dapat memanfaatkan benih dan pakan tersebut secara optimal sehingga menghasilkan produksi yang berkelanjutan.

Dengan produksi yang semakin baik, peluang pasar kerapu di dalam maupun luar daerah diharapkan dapat dimanfaatkan lebih maksimal.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat Resi Suriati mengatakan, target kita tentu bagaimana budidaya ini bisa berhasil sampai panen dengan tingkat kematian ikan seminimal mungkin.

Memang, dalam budidaya kerapu tingkat mortalitas biasanya berada di kisaran 30 hingga 50 persen, sehingga diperlukan perawatan dan pengelolaan yang cukup intensif.

Budidaya kerapu membutuhkan kesabaran karena karakteristiknya berbeda dengan ikan lain seperti lele atau nila. Kerapu lebih sensitif sehingga membutuhkan perhatian dan penjagaan yang lebih intensif. Namun, di sisi lain, ikan kerapu memiliki nilai jual yang cukup tinggi sehingga sangat potensial untuk dikembangkan. Kita berharap kegiatan ini memberikan hasil yang baik bagi kelompok dan ke depan dapat dilanjutkan secara mandiri.

 

ShareSendShare
  • Home

Copyright © 2026 sumbarin

No Result
View All Result
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan

Copyright © 2026 sumbarin

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In