• Latest
  • Trending
  • All
Evi Yandri Lepas LLA-TJPHK V 2026, Hadirkan Rp106 Juta Hadiah untuk Pecinta Alam

Evi Yandri Lepas LLA-TJPHK V 2026, Hadirkan Rp106 Juta Hadiah untuk Pecinta Alam

Jumat, 09/10/26 | 17:52 WIB
Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB
Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Minggu, 11/10/26 | 18:11 WIB
Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Sabtu, 10/10/26 | 18:06 WIB
Pansus Aset DPRD Sumbar Dorong Optimalisasi Rumah PDRI di Bukittinggi, Potensi Sejarah dan Wisata Jadi Perhatian

Pansus Aset DPRD Sumbar Dorong Optimalisasi Rumah PDRI di Bukittinggi, Potensi Sejarah dan Wisata Jadi Perhatian

Sabtu, 10/10/26 | 17:55 WIB
Muhidi Dorong Guru PPPK Jadi Penggerak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Muhidi Dorong Guru PPPK Jadi Penggerak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 06/10/26 | 17:51 WIB
Muhidi Ajak Siswa Hormati Guru dan Perkuat Literasi

Muhidi Ajak Siswa Hormati Guru dan Perkuat Literasi

Selasa, 06/10/26 | 17:48 WIB
Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Bersama Dukung Pembangunan Melalui Pajak

Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Bersama Dukung Pembangunan Melalui Pajak

Sabtu, 03/10/26 | 17:45 WIB
Maraknya Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Mario Syahjohan: Solok Selatan Harus Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak

Maraknya Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Mario Syahjohan: Solok Selatan Harus Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak

Jumat, 02/10/26 | 17:42 WIB
Hari Jadi Sumbar ke-81, Muhidi dan Mahyeldi Bicara Masa Depan: “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh”

Hari Jadi Sumbar ke-81, Muhidi dan Mahyeldi Bicara Masa Depan: “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh”

Kamis, 01/10/26 | 17:40 WIB
Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Minggu, 13/9/26 | 10:36 WIB
Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Senin, 07/9/26 | 10:31 WIB
Belanja Naik Rp570 Miliar, Pendapatan Hanya Bertambah Rp315 Miliar: DPRD Sumbar Soroti Defisit APBD Perubahan 2026

Belanja Naik Rp570 Miliar, Pendapatan Hanya Bertambah Rp315 Miliar: DPRD Sumbar Soroti Defisit APBD Perubahan 2026

Senin, 07/9/26 | 10:28 WIB
  • Home
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
sumbarin.com
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan
No Result
View All Result
sumbarin.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Evi Yandri Lepas LLA-TJPHK V 2026, Hadirkan Rp106 Juta Hadiah untuk Pecinta Alam

Jumat, 09/10/26 | 17:52 WIB
in Uncategorized
0
Evi Yandri Lepas LLA-TJPHK V 2026, Hadirkan Rp106 Juta Hadiah untuk Pecinta Alam

PADANG,—Sebanyak 324 pecinta alam mengikuti Lomba Lintas Alam Telusur Jejak Perjuangan Harimau Kuranji (LLA-TJPHK) V Tahun 2026. Selain menguji ketahanan fisik dengan menempuh jalur sekitar 40 kilometer, kegiatan ini juga mengajak generasi muda mengenal sejarah perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan yang memperebutkan total hadiah Rp106 juta tersebut dibuka Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasco Ruseimy, di SMAN 11 Padang, kawasan Bungus Teluk Kabung, Jumat malam (9/10/2026).

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, turut mendukung kegiatan tersebut melalui alokasi pokok-pokok pikiran (pokir). Dukungan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda melalui olahraga, kecintaan terhadap alam, dan pengenalan sejarah perjuangan bangsa.

Vasco dalam sambutannya mengingatkan peserta agar tidak hanya menjadikan lomba lintas alam sebagai ajang menguji kemampuan fisik, tetapi juga kesempatan membangun kepedulian terhadap lingkungan dan memperkuat wawasan kebangsaan.

“Sebagai pecinta alam, saya berpesan agar kita saling tolong-menolong, menjaga kelestarian lingkungan, dan tetap memperhatikan etika saat berada di alam. Alam juga memiliki aturan yang harus kita perhatikan dan indahkan,” pesannya.

Ia juga mengajak peserta memahami sejarah perjuangan Batalyon Harimau Kuranji yang menjadi latar belakang penyelenggaraan kegiatan tersebut.

324 Peserta Taklukkan Jalur 40 Kilometer

Ketua KPA Bias, Khalid Saifullah Rajo Basa, mengatakan LLA-TJPHK V 2026 diikuti 324 peserta yang tergabung dalam 81 tim. Peserta terdiri atas 46 tim pelajar dan 35 tim kategori umum.

Mereka berasal dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, serta sejumlah daerah di luar provinsi, yakni Pekanbaru, Riau, dan Kerinci, Jambi.

“Sekarang total peserta 81 tim, yang terdiri dari pelajar 46 tim dan umum 35 tim,” ujar Khalid.

Setiap tim terdiri atas empat orang, dengan pembagian satu orang official dan tiga anggota peserta. Menurut Khalid, jumlah peserta tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Para peserta memperebutkan hadiah dengan total nilai Rp106 juta. Untuk kategori terbaik I disiapkan hadiah Rp10 juta, terbaik II Rp7,5 juta, dan terbaik III Rp6 juta. Panitia juga menyediakan 45 item doorprize dengan total nilai Rp10 juta.

Di balik hadiah tersebut, peserta harus menghadapi tantangan lintasan sekitar 40 kilometer dengan medan yang beragam, mulai dari perbukitan, kawasan hutan, sungai, hingga jalan raya.

Evi Yandri Tekankan Nilai Sejarah

Evi Yandri Rajo Budiman mengatakan LLA-TJPHK memiliki misi lebih luas daripada sekadar menguji ketahanan fisik dan memacu adrenalin peserta. Kegiatan ini juga menjadi sarana mengenalkan kembali sejarah perjuangan Batalyon Harimau Kuranji kepada generasi muda.

“Batalyon Harimau Kuranji merupakan laskar perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di Kota Padang,” kata Evi Yandri.

Menurutnya, kegiatan lintas alam dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan disiplin, solidaritas, kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus menumbuhkan penghargaan terhadap perjuangan para pendahulu.

Partisipasi peserta dari luar Sumbar juga menjadi perkembangan positif. Tahun ini, dua tim berasal dari Pekanbaru, Riau, dan satu tim dari Kerinci, Jambi. Selain itu, terdapat minat dari 10 tim asal Sumatera Utara untuk mengikuti kegiatan serupa pada penyelenggaraan mendatang.

Evi berharap jangkauan peserta terus meluas sehingga LLA-TJPHK dapat berkembang menjadi agenda lintas alam yang semakin dikenal dan diminati komunitas pecinta alam dari berbagai daerah.

Lintasan Dibagi Dua Etape

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Tasliatul Fuadi, menjelaskan LLA-TJPHK dirancang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan, membentuk kedisiplinan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan wawasan kebangsaan.

Ia mengatakan lokasi pembukaan dan titik awal lomba semula direncanakan di kompleks pusat pemerintahan Kabupaten Solok. Namun, karena kawasan tersebut dilanda bencana longsor, lokasi kegiatan dipindahkan ke Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Perjalanan dibagi menjadi dua etape. Etape pertama dimulai dari SMAN 11 Padang di Bungus, kemudian melewati kawasan hutan Baringin, Lubuk Kilangan, dan berakhir di Gua Kelelawar, Padayo, Lubuk Kilangan.

Pada etape kedua, peserta kembali bergerak dari Gua Kelelawar menuju kawasan hutan Gaduik sejauh sekitar tiga kilometer, kemudian melanjutkan perjalanan ke Pauh V hingga mencapai garis finis di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Menurut panitia, lintasan tersebut pernah digunakan pada LLA-TJPHK III tahun 2024. Pada pelaksanaan tahun ini, penilaian lomba berfokus pada kecepatan waktu, sedangkan unsur ketepatan waktu ditiadakan.

Untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai sejarah perjuangan, panitia juga menggelar diskusi sejarah bersama dosen sejarah Universitas Andalas, Hari Efendi Iskandar, serta melaksanakan technical meeting sebelum perlombaan dimulai.

Merawat Alam, Menghidupkan Sejarah

LLA-TJPHK V 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan peserta dengan kemampuan fisik dan ketahanan terbaik, tetapi juga generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan memahami sejarah perjuangan bangsa.

Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan penghargaan terhadap perjuangan Batalyon Harimau Kuranji diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi muda.

Dari Bungus, melewati hutan dan perbukitan hingga Kuranji, perjalanan sejauh 40 kilometer tersebut menjadi pengingat bahwa petualangan di alam terbuka juga dapat menjadi sarana membangun karakter sekaligus merawat ingatan sejarah.

 

ShareSendShare
  • Home

Copyright © 2026 sumbarin

No Result
View All Result
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan

Copyright © 2026 sumbarin

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In