• Latest
  • Trending
  • All
Menjadi Ekstrakurikuler Wajib, Ketua DPRD Sumbar Dukung Silek Tradisi Minangkabau Bentuk Karakter Pelajar

Menjadi Ekstrakurikuler Wajib, Ketua DPRD Sumbar Dukung Silek Tradisi Minangkabau Bentuk Karakter Pelajar

Selasa, 20/1/26 | 16:36 WIB
DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

Kamis, 19/2/26 | 19:00 WIB
Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Minggu, 15/2/26 | 18:30 WIB
Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Rabu, 11/2/26 | 18:57 WIB
Tampung Aspirasi Warga Padang, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dorong Perbaikan Iklim Investasi

Tampung Aspirasi Warga Padang, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dorong Perbaikan Iklim Investasi

Minggu, 08/2/26 | 17:54 WIB
Ketua DPRD Sumbar Dorong Penataan Lingkungan dan Penguatan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Aspirasi Warga

Ketua DPRD Sumbar Dorong Penataan Lingkungan dan Penguatan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Aspirasi Warga

Rabu, 04/2/26 | 17:50 WIB
Endarmy Turun ke Sulusiakan, Jembatan Rajang Putus Lumpuhkan Aktivitas Warga

Endarmy Turun ke Sulusiakan, Jembatan Rajang Putus Lumpuhkan Aktivitas Warga

Rabu, 04/2/26 | 17:43 WIB
Reses di Jorong IX Abam Pasaman, Ali Muda Serap Aspirasi Warga soal Sampah, Harga Karet, dan Infrastruktur

Reses di Jorong IX Abam Pasaman, Ali Muda Serap Aspirasi Warga soal Sampah, Harga Karet, dan Infrastruktur

Selasa, 03/2/26 | 17:46 WIB
Masjid Darussalam Jadi Ruang Aspirasi, Irsyad Safar Serap Keluhan Warga Padang Tiakar

Masjid Darussalam Jadi Ruang Aspirasi, Irsyad Safar Serap Keluhan Warga Padang Tiakar

Selasa, 03/2/26 | 17:37 WIB
Kunjungi Koto Lalang, Evi Yandri Terima Sejumlah Aspirasi Masyarakat

Kunjungi Koto Lalang, Evi Yandri Terima Sejumlah Aspirasi Masyarakat

Senin, 02/2/26 | 17:40 WIB
Ketua DPRD Sumbar Kaji Potensi Kelautan, Siapkan Arah Alokasi Anggaran untuk Pemberdayaan Masyarakat

Ketua DPRD Sumbar Kaji Potensi Kelautan, Siapkan Arah Alokasi Anggaran untuk Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 01/2/26 | 17:34 WIB
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi SDM dan Sarpras Samsat Sijunjung

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi SDM dan Sarpras Samsat Sijunjung

Kamis, 29/1/26 | 16:53 WIB
Dorong Kemajuan Peternakan Daerah, DPRD Sumbar Kaji Potensi Pakan Maggot

Dorong Kemajuan Peternakan Daerah, DPRD Sumbar Kaji Potensi Pakan Maggot

Selasa, 27/1/26 | 16:47 WIB
  • Home
Minggu, Maret 15, 2026
  • Login
sumbarin.com
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan
No Result
View All Result
sumbarin.com
No Result
View All Result
Home Berita

Menjadi Ekstrakurikuler Wajib, Ketua DPRD Sumbar Dukung Silek Tradisi Minangkabau Bentuk Karakter Pelajar

Selasa, 20/1/26 | 16:36 WIB
in Berita
0
Menjadi Ekstrakurikuler Wajib, Ketua DPRD Sumbar Dukung Silek Tradisi Minangkabau Bentuk Karakter Pelajar

PADANG,– Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, mengapresiasi sekaligus mendukung peluncuran Program Silek Tradisi Minangkabau bagi siswa SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat.

Melalui program ini, Silek Tradisi Minangkabau ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di seluruh SMA, SMK, dan SLB di Sumbar.

Muhidi menilai, program strategis tersebut tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga penting dalam pembentukan karakter dan penguatan mental generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai nasionalisme.

Program Silek Tradisi Minangkabau secara resmi diluncurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimi, pada Sabtu (24/1) di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar.

Menurut Muhidi, melalui latihan silek, siswa dapat meningkatkan kebugaran jasmani, melatih kekuatan, kelenturan, keseimbangan, serta daya tahan tubuh. Aktivitas ini juga berkontribusi menjaga kesehatan fisik pelajar di usia remaja.

Selain manfaat fisik, latihan silek tradisional menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab. Siswa dibiasakan mematuhi aturan, etika, serta jadwal latihan yang teratur, sehingga membentuk karakter disiplin yang berguna baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam aspek pembentukan kepribadian, silek tradisional juga melatih kesabaran, kepercayaan diri, serta pengendalian emosi. Nilai-nilai tersebut dinilai mampu membentuk sikap rendah hati sekaligus mencegah perilaku agresif di kalangan pelajar.

Sebagai warisan budaya bangsa, silek tradisional turut menanamkan nilai budaya dan nasionalisme. Melalui proses latihan, siswa dikenalkan pada tradisi, adat, serta jati diri Minangkabau dan Indonesia.

Gerakan silek yang menuntut fokus dan koordinasi juga diyakini dapat meningkatkan konsentrasi siswa dalam kegiatan belajar. Di sisi lain, silek tradisional membuka ruang pengembangan diri dan prestasi nonakademik melalui berbagai ajang kejuaraan, seperti O2SN dan POPDA.

Tak kalah penting, silek mengajarkan bela diri secara bertanggung jawab, yakni untuk melindungi diri, bukan menyerang, serta menanamkan nilai sportivitas dan etika. Selama proses latihan, siswa juga membangun kerja sama, solidaritas, dan rasa persaudaraan, sehingga tercipta hubungan sosial yang positif di kalangan pelajar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimi, menyampaikan bahwa Sumatera Barat memiliki sekitar 200 aliran silek tradisional, namun saat ini hanya tersisa sekitar 50 aliran.

Menurutnya, peluncuran Program Silek Tradisi Minangkabau menjadi momentum penting untuk mengangkat kembali eksistensi silek tradisional Minangkabau yang mulai tergerus zaman.

Di tengah era digital, Vasko mendorong para siswa untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan silek tradisional. Ia berharap siswa dapat mengunggah konten positif yang menampilkan manfaat dan nilai budaya silek Minangkabau.

Pada kesempatan tersebut, Vasko juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam peluncuran program agar membuat video singkat dan mengunggahnya ke media sosial masing-masing sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi menjelaskan pelaksanaan ekstrakurikuler wajib silek tradisi sebenarnya telah dimulai sejak awal tahun ajaran baru pada Juli 2025 lalu namun belum terstandarisasi. Saat ini, telah didukung modul pembelajaran yang terstandar.

“Dengan terbitnya modul ekstrakurikuler silek tradisi, pelaksanaannya sudah bisa berjalan seragam dan terstruktur di seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat,” jelas Habibul.

Ia menambahkan, ekstrakurikuler silek tradisi terintegrasi dengan program wajib lainnya di sekolah, seperti tahfiz, wirid kolaborasi, dan pramuka, sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis nilai lokal.

 

ShareSendShare
  • Home

Copyright © 2026 sumbarin

No Result
View All Result
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan

Copyright © 2026 sumbarin

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In