• Latest
  • Trending
  • All
Dorong Kemajuan Peternakan Daerah, DPRD Sumbar Kaji Potensi Pakan Maggot

Dorong Kemajuan Peternakan Daerah, DPRD Sumbar Kaji Potensi Pakan Maggot

Selasa, 27/1/26 | 16:47 WIB
DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

Kamis, 19/2/26 | 19:00 WIB
Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Minggu, 15/2/26 | 18:30 WIB
Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Rabu, 11/2/26 | 18:57 WIB
Tampung Aspirasi Warga Padang, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dorong Perbaikan Iklim Investasi

Tampung Aspirasi Warga Padang, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dorong Perbaikan Iklim Investasi

Minggu, 08/2/26 | 17:54 WIB
Ketua DPRD Sumbar Dorong Penataan Lingkungan dan Penguatan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Aspirasi Warga

Ketua DPRD Sumbar Dorong Penataan Lingkungan dan Penguatan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Aspirasi Warga

Rabu, 04/2/26 | 17:50 WIB
Endarmy Turun ke Sulusiakan, Jembatan Rajang Putus Lumpuhkan Aktivitas Warga

Endarmy Turun ke Sulusiakan, Jembatan Rajang Putus Lumpuhkan Aktivitas Warga

Rabu, 04/2/26 | 17:43 WIB
Reses di Jorong IX Abam Pasaman, Ali Muda Serap Aspirasi Warga soal Sampah, Harga Karet, dan Infrastruktur

Reses di Jorong IX Abam Pasaman, Ali Muda Serap Aspirasi Warga soal Sampah, Harga Karet, dan Infrastruktur

Selasa, 03/2/26 | 17:46 WIB
Masjid Darussalam Jadi Ruang Aspirasi, Irsyad Safar Serap Keluhan Warga Padang Tiakar

Masjid Darussalam Jadi Ruang Aspirasi, Irsyad Safar Serap Keluhan Warga Padang Tiakar

Selasa, 03/2/26 | 17:37 WIB
Kunjungi Koto Lalang, Evi Yandri Terima Sejumlah Aspirasi Masyarakat

Kunjungi Koto Lalang, Evi Yandri Terima Sejumlah Aspirasi Masyarakat

Senin, 02/2/26 | 17:40 WIB
Ketua DPRD Sumbar Kaji Potensi Kelautan, Siapkan Arah Alokasi Anggaran untuk Pemberdayaan Masyarakat

Ketua DPRD Sumbar Kaji Potensi Kelautan, Siapkan Arah Alokasi Anggaran untuk Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 01/2/26 | 17:34 WIB
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi SDM dan Sarpras Samsat Sijunjung

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi SDM dan Sarpras Samsat Sijunjung

Kamis, 29/1/26 | 16:53 WIB
Komisi IV DPRD Sumbar Percepat Pembahasan Ranperda Jasa Konstruksi

Komisi IV DPRD Sumbar Percepat Pembahasan Ranperda Jasa Konstruksi

Senin, 26/1/26 | 16:51 WIB
  • Home
Minggu, Maret 15, 2026
  • Login
sumbarin.com
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan
No Result
View All Result
sumbarin.com
No Result
View All Result
Home Berita

Dorong Kemajuan Peternakan Daerah, DPRD Sumbar Kaji Potensi Pakan Maggot

Selasa, 27/1/26 | 16:47 WIB
in Berita
0
Dorong Kemajuan Peternakan Daerah, DPRD Sumbar Kaji Potensi Pakan Maggot

PADANG, Sumbarin-Dorong kemajuan sektor peternakan daerah, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, bersama Komisi II DPRD Sumbar mengkaji potensi pemanfaatan pakan maggot melalui audiensi dengan dosen Fakultas Peternakan Universitas Andalas (Unand), Selasa (27/1).

Nanda Satria menilai, pakan maggot perlu dikembangkan sebagai alternatif pakan ternak untuk menekan biaya operasional peternak tanpa mengurangi kualitas hasil produksi.

Menurutnya, inovasi ini berpotensi memberikan hasil yang lebih optimal, khususnya bagi peternak kecil yang selama ini bergantung pada pakan pabrikan.

Ia menjelaskan, pengembangan pakan maggot merupakan bagian dari inisiatif DPRD Sumbar dalam mencari solusi konkret atas fluktuasi harga pakan pabrikan yang kerap memberatkan peternak.

Dengan memanfaatkan sumber daya lokal melalui budidaya maggot, Sumatera Barat dinilai memiliki peluang menjadi pionir dalam penguatan ketahanan pangan berbasis inovasi organik.

Selain aspek ekonomis, penggunaan maggot juga menawarkan sejumlah keunggulan berkelanjutan. Dari sisi kesehatan ternak, pakan maggot dinilai mampu menurunkan risiko penyakit sekaligus mengurangi ketergantungan pada penggunaan antibiotik.

Sementara dari segi kualitas hasil, ternak khususnya ayam cenderung lebih sehat dan menghasilkan produk yang lebih organik.

Tak hanya itu, pemanfaatan maggot juga berdampak positif terhadap lingkungan. Maggot berperan efektif dalam mengolah limbah organik, sehingga mendorong terciptanya ekosistem peternakan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Sumbar Khairudin Simanjuntak, menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan pakan alternatif berbasis maggot agar dapat diimplementasikan secara luas di kalangan peternak. Komisi II memandang inovasi tersebut sejalan dengan upaya peningkatan produktivitas peternakan sekaligus penguatan ekonomi kerakyatan di daerah.

Dia juga menilai, selain memberikan manfaat ekonomis, penggunaan pakan maggot memiliki dampak berkelanjutan terhadap sektor peternakan. Dari sisi kesehatan ternak, pakan maggot dinilai dapat menurunkan risiko penyakit sekaligus mengurangi ketergantungan pada antibiotik.

Sementara dari aspek lingkungan, maggot berperan dalam pengolahan limbah organik secara efektif sehingga menciptakan ekosistem peternakan yang lebih ramah lingkungan.

Dalam presentasi yang disampaikan pihak Fakultas Peternakan Unand, dipaparkan perbandingan efisiensi biaya antara skema pakan lama yang menggunakan 100 persen pakan pabrik dengan skema baru yang mengombinasikan 70 persen pakan pabrik dan 30 persen maggot pada populasi 1.000 ekor ayam pedaging.

Pada skema lama, kebutuhan pakan pabrik mencapai sekitar 110 kilogram per hari dengan biaya Rp880.000. Sementara pada skema baru, kebutuhan pakan pabrik turun menjadi 77 kilogram dengan biaya Rp616.000, ditambah 33 kilogram maggot senilai Rp165.000, sehingga total biaya pakan menjadi Rp781.000 per hari.

Berdasarkan perhitungan tersebut, peternak berpotensi menghemat sekitar Rp99.000 per hari. Jika dikalkulasikan dalam satu siklus panen, penghematan ini dinilai mampu meningkatkan margin keuntungan peternak lokal secara signifikan.

ShareSendShare
  • Home

Copyright © 2026 sumbarin

No Result
View All Result
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan

Copyright © 2026 sumbarin

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In