• Latest
  • Trending
  • All
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai ABS-SBK di Hari Lahir Pancasila

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai ABS-SBK di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01/6/26 | 09:25 WIB
Tutup Kejurnas Grasstrack Peridon, Evi Yandri Berharap Bermunculan Atlet Potensial

Tutup Kejurnas Grasstrack Peridon, Evi Yandri Berharap Bermunculan Atlet Potensial

Minggu, 12/7/26 | 21:53 WIB
Evi Yandri Kembali Gelar Festival Sipak Rago, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau

Evi Yandri Kembali Gelar Festival Sipak Rago, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau

Minggu, 12/7/26 | 21:35 WIB
Silaturahmi KPID dengan Ketua DPRD Sumbar, Bahas Regulasi Konten Lokal dan Penguatan Literasi

Silaturahmi KPID dengan Ketua DPRD Sumbar, Bahas Regulasi Konten Lokal dan Penguatan Literasi

Jumat, 10/7/26 | 21:51 WIB
Cegah Kenakalan Remaja, Ketua DPRD Sumbar Minta Kepala Sekolah Ajarkan Siswa Bikin Roadmap Masa Depan. 

Cegah Kenakalan Remaja, Ketua DPRD Sumbar Minta Kepala Sekolah Ajarkan Siswa Bikin Roadmap Masa Depan. 

Jumat, 10/7/26 | 21:33 WIB
Iqra Chissa Dorong Percepatan Pembebasan Lahan Taplau, Target Pembangunan Fisik Dimulai 2028

Iqra Chissa Dorong Percepatan Pembebasan Lahan Taplau, Target Pembangunan Fisik Dimulai 2028

Kamis, 09/7/26 | 21:39 WIB
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Kepala Sekolah Bangun Kepemimpinan Visioner untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Kepala Sekolah Bangun Kepemimpinan Visioner untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Selasa, 07/7/26 | 21:28 WIB
Tak Ingin Jadi Perda Mandul, Komisi IV DPRD Sumbar Gandeng Warga dan Akademisi Rancang Aturan Lingkungan Hidup

Tak Ingin Jadi Perda Mandul, Komisi IV DPRD Sumbar Gandeng Warga dan Akademisi Rancang Aturan Lingkungan Hidup

Senin, 06/7/26 | 21:30 WIB
DPRD Sumbar Tekankan KUA-PPAS 2027 Fokus pada RPJMD dan Pemulihan Pascabencana

DPRD Sumbar Tekankan KUA-PPAS 2027 Fokus pada RPJMD dan Pemulihan Pascabencana

Senin, 06/7/26 | 21:25 WIB
Ruas Jalan Kelok 10 Rusak Parah, Nofrizon: Masyarakat Agam Minta Gubernur Lewati Tanpa Pengawalan

Ruas Jalan Kelok 10 Rusak Parah, Nofrizon: Masyarakat Agam Minta Gubernur Lewati Tanpa Pengawalan

Senin, 06/7/26 | 21:23 WIB
Bangun Keluarga Tangguh, Anggota Komisi V DPRD Sumbar Yesi Endriani Gagas Sekolah Keluarga.

Bangun Keluarga Tangguh, Anggota Komisi V DPRD Sumbar Yesi Endriani Gagas Sekolah Keluarga.

Rabu, 01/7/26 | 21:20 WIB
Petani Rao Didorong Naik Kelas, Ali Muda Kenalkan Perda yang Fokus pada Hilirisasi dan Nilai Tambah Perkebunan

Petani Rao Didorong Naik Kelas, Ali Muda Kenalkan Perda yang Fokus pada Hilirisasi dan Nilai Tambah Perkebunan

Sabtu, 13/6/26 | 09:54 WIB
Nanda Satria Dorong Warga Aktif Awasi Pemerintah, Keterbukaan Informasi Jadi Kunci Cegah Penyimpangan

Nanda Satria Dorong Warga Aktif Awasi Pemerintah, Keterbukaan Informasi Jadi Kunci Cegah Penyimpangan

Sabtu, 13/6/26 | 09:52 WIB
  • Home
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
sumbarin.com
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan
No Result
View All Result
sumbarin.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai ABS-SBK di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01/6/26 | 09:25 WIB
in Uncategorized
0
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai ABS-SBK di Hari Lahir Pancasila
PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengajak masyarakat memperkuat persatuan serta menerapkan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) untuk menghadapi berbagai tantangan sosial dan maraknya narasi yang berpotensi memecah belah kehidupan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikan Muhidi usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/6).
Menurut Muhidi, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat jati diri bangsa, tetapi juga meneguhkan semangat persatuan, kebersamaan, dan keadilan sosial di tengah masyarakat yang semakin beragam.
“Kehadiran seluruh unsur pemerintahan dalam upacara ini menunjukkan bahwa kolaborasi, kerja sama, dan sinergitas antarlembaga berjalan dengan baik. Ini penting untuk menjaga persatuan sekaligus mempercepat pembangunan daerah,” ujar Muhidi.
Ia menilai, sila kelima Pancasila tentang Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengandung nilai kepedulian yang sangat tinggi. Menurutnya, masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap sesama akan lebih mudah menghargai perbedaan dan menjauhi sikap diskriminatif.
“Kalau prinsip-prinsip ini bisa kita jalankan, maka diskriminasi tidak akan ada. Berbeda itu pasti, tetapi yang tidak boleh adalah diskriminasi,” katanya.
Muhidi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak pada sikap merasa paling benar. Menurutnya, setiap orang wajib bekerja dengan benar dan mempertahankan kebenaran, namun tetap harus menghormati pandangan orang lain demi menjaga persatuan.
“Kita bekerja secara benar itu wajib. Mempertahankan kebenaran juga wajib. Tetapi merasa paling benar, itu yang menjadi persoalan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan, menghargai kemampuan orang lain, serta memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki untuk membangun daerah dan menjaga keutuhan bangsa.
“Kita membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan sikap saling menghargai. Dengan itu, seluruh potensi yang kita miliki dapat digunakan untuk menjaga bangsa ini. Para pendiri bangsa telah mengorbankan jiwa, raga, dan pemikiran mereka untuk Indonesia. Tugas kita sekarang adalah memahami, mengamalkan, dan mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, terutama nilai kemanusiaan yang beradab.
Menurut Mahyeldi, lima sila dalam Pancasila lahir dari nilai-nilai dan kearifan lokal yang telah hidup serta berkembang di tengah masyarakat Indonesia sejak dahulu, sehingga harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu nilai yang dinilai semakin penting untuk dijunjung tinggi saat ini adalah adab dalam berinteraksi, baik di lingkungan masyarakat maupun di ruang digital dan media sosial.
“Nilai-nilai Pancasila bukan datang dari luar, tetapi lahir dari budaya dan karakter bangsa Indonesia sendiri. Karena itu, adab, etika, dan sikap saling menghormati harus terus kita jaga dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Mahyeldi.
ShareSendShare
  • Home

Copyright © 2026 sumbarin

No Result
View All Result
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan

Copyright © 2026 sumbarin

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In