• Latest
  • Trending
  • All
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai ABS-SBK di Hari Lahir Pancasila

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai ABS-SBK di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01/6/26 | 09:25 WIB
Pendidikan Khusus Sumbar Masih Hadapi Sejumlah Tantangan, Ketua DPRD Sumbar Soroti Teknologi Pembelajaran.

Pendidikan Khusus Sumbar Masih Hadapi Sejumlah Tantangan, Ketua DPRD Sumbar Soroti Teknologi Pembelajaran.

Senin, 10/8/26 | 09:03 WIB
Indra Catri Sosialisasikan Perda Nomor 19 Tahun 2018 di Baso, Ajak Warga Biasakan Konsumsi Garam Beriodium

Indra Catri Sosialisasikan Perda Nomor 19 Tahun 2018 di Baso, Ajak Warga Biasakan Konsumsi Garam Beriodium

Minggu, 09/8/26 | 09:16 WIB
Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri: Pengguna Narkoba Adalah Korban, Bukan Sampah Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri: Pengguna Narkoba Adalah Korban, Bukan Sampah Masyarakat

Minggu, 09/8/26 | 09:06 WIB
Ali Muda Dorong Nagari Tak Sekadar Jadi Pelaksana, Warga Harus Terlibat dalam Pembangunan

Ali Muda Dorong Nagari Tak Sekadar Jadi Pelaksana, Warga Harus Terlibat dalam Pembangunan

Minggu, 09/8/26 | 09:00 WIB
Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:11 WIB
Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:08 WIB
Pimpinan DPRD Sumbar Hadiri Padang Bajamba, Dukung Pelestarian Kuliner dan Aksi Kemanusiaan

Pimpinan DPRD Sumbar Hadiri Padang Bajamba, Dukung Pelestarian Kuliner dan Aksi Kemanusiaan

Jumat, 07/8/26 | 09:13 WIB
Muhidi: HUT ke-357 Jadi Momentum Perkuat Daya Saing Kota Padang

Muhidi: HUT ke-357 Jadi Momentum Perkuat Daya Saing Kota Padang

Jumat, 07/8/26 | 09:02 WIB
Krisis Kepercayaan Generasi Muda Disorot, Ketua DPRD Sumbar: Stabilitas Sosial Penentu Investasi

Krisis Kepercayaan Generasi Muda Disorot, Ketua DPRD Sumbar: Stabilitas Sosial Penentu Investasi

Rabu, 05/8/26 | 08:56 WIB
Komisi III DPRD Sumbar Minta KDMP Jawab Krisis Pupuk dan Stabilkan Harga Panen

Komisi III DPRD Sumbar Minta KDMP Jawab Krisis Pupuk dan Stabilkan Harga Panen

Sabtu, 01/8/26 | 08:53 WIB
Tutup Kejurnas Grasstrack Peridon, Evi Yandri Berharap Bermunculan Atlet Potensial

Tutup Kejurnas Grasstrack Peridon, Evi Yandri Berharap Bermunculan Atlet Potensial

Minggu, 12/7/26 | 21:53 WIB
Evi Yandri Kembali Gelar Festival Sipak Rago, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau

Evi Yandri Kembali Gelar Festival Sipak Rago, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau

Minggu, 12/7/26 | 21:35 WIB
  • Home
Rabu, September 2, 2026
  • Login
sumbarin.com
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan
No Result
View All Result
sumbarin.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai ABS-SBK di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01/6/26 | 09:25 WIB
in Uncategorized
0
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai ABS-SBK di Hari Lahir Pancasila
PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengajak masyarakat memperkuat persatuan serta menerapkan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) untuk menghadapi berbagai tantangan sosial dan maraknya narasi yang berpotensi memecah belah kehidupan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikan Muhidi usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/6).
Menurut Muhidi, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat jati diri bangsa, tetapi juga meneguhkan semangat persatuan, kebersamaan, dan keadilan sosial di tengah masyarakat yang semakin beragam.
“Kehadiran seluruh unsur pemerintahan dalam upacara ini menunjukkan bahwa kolaborasi, kerja sama, dan sinergitas antarlembaga berjalan dengan baik. Ini penting untuk menjaga persatuan sekaligus mempercepat pembangunan daerah,” ujar Muhidi.
Ia menilai, sila kelima Pancasila tentang Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengandung nilai kepedulian yang sangat tinggi. Menurutnya, masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap sesama akan lebih mudah menghargai perbedaan dan menjauhi sikap diskriminatif.
“Kalau prinsip-prinsip ini bisa kita jalankan, maka diskriminasi tidak akan ada. Berbeda itu pasti, tetapi yang tidak boleh adalah diskriminasi,” katanya.
Muhidi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak pada sikap merasa paling benar. Menurutnya, setiap orang wajib bekerja dengan benar dan mempertahankan kebenaran, namun tetap harus menghormati pandangan orang lain demi menjaga persatuan.
“Kita bekerja secara benar itu wajib. Mempertahankan kebenaran juga wajib. Tetapi merasa paling benar, itu yang menjadi persoalan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan, menghargai kemampuan orang lain, serta memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki untuk membangun daerah dan menjaga keutuhan bangsa.
“Kita membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan sikap saling menghargai. Dengan itu, seluruh potensi yang kita miliki dapat digunakan untuk menjaga bangsa ini. Para pendiri bangsa telah mengorbankan jiwa, raga, dan pemikiran mereka untuk Indonesia. Tugas kita sekarang adalah memahami, mengamalkan, dan mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, terutama nilai kemanusiaan yang beradab.
Menurut Mahyeldi, lima sila dalam Pancasila lahir dari nilai-nilai dan kearifan lokal yang telah hidup serta berkembang di tengah masyarakat Indonesia sejak dahulu, sehingga harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu nilai yang dinilai semakin penting untuk dijunjung tinggi saat ini adalah adab dalam berinteraksi, baik di lingkungan masyarakat maupun di ruang digital dan media sosial.
“Nilai-nilai Pancasila bukan datang dari luar, tetapi lahir dari budaya dan karakter bangsa Indonesia sendiri. Karena itu, adab, etika, dan sikap saling menghormati harus terus kita jaga dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Mahyeldi.
ShareSendShare
  • Home

Copyright © 2026 sumbarin

No Result
View All Result
  • Berita
  • Sosial
  • Budaya
  • Pendidikan

Copyright © 2026 sumbarin

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In